Kata Ganti Orang Pertama dan Kedua dalam Bahasa Jepang

| Selasa, 30 Oktober 2012

Dalam bahasa Indonesia, kita membagi penggunaan kata ganti untuk menyebut orang lain berdasarkan tingkat kesopanan. Misalnya,
[INA] “Saya”
–> untuk pembicaraan formal

[INA] “Aku”
–> untuk suasana yang lebih santai

[INA] “Gue”, “Aing”, dan sebagainya
–> untuk pembicaraan antar teman, berkesan kasar
(contoh mengambil dialek Jakarta dan Bandung)
[INA] “Anda”
–> untuk pembicaraan formal

[INA] “Kamu”
–> untuk suasana yang lebih santai

[INA] “Lo”, “Maneh”, dan sebagainya
–> untuk pembicaraan antar teman, berkesan kasar
(contoh mengambil dialek Jakarta dan Bandung)

Dalam bahasa Jepang, prinsip yang sama juga berlaku. Kata ganti yang kita gunakan akan berbeda tergantung pada siapa orang yang kita ajak bicara. Meskipun demikian, kata ganti bahasa Jepang memiliki variasi lebih luas daripada yang kita miliki di Bahasa Indonesia.
Pembagiannya dapat dijelaskan sebagai berikut:

 Kata Ganti Orang Pertama
(i.e. “saya”, “aku”, dan sebagainya)

[JAP] “watashi”
[Kanji]
–> kurang lebih sama dengan “saya” di Bahasa Indonesia. Konotasinya netral; bisa digunakan baik oleh pria maupun wanita.

[JAP] “watakushi”
[Kanji]
— sama dengan “watashi”
–> kata ganti sangat formal; biasa diucapkan oleh politisi/orang yang memiliki kedudukan sosial yang tinggi di masyarakat. Beberapa kali digunakan oleh Lacus Clyne dalam pidato politiknya di Gundam SEED Destiny. nyontohin dari anime ajalah xD

[JAP] “atashi”
[Kanji]
— sama dengan “watashi”
–> kata ganti “saya”, khusus digunakan oleh wanita. Lebih informal daripada “watashi”.

[JAP] “atakushi”
[Kanji]
— sama dengan “watashi”
–> bentuk lebih formal dari “atashi”; merupakan bentuk feminin dari “watakushi”.

[JAP] “boku”
[Kanji]
–> mirip seperti “aku” dalam bahasa Indonesia. Umumnya hanya digunakan oleh pria, walaupun tokoh-tokoh wanita seperti Ayu Tsukimiya dan Hiyori Kusakabe juga memakai kata ini untuk menyebut diri mereka. ^^;;

[JAP] “ore”
[Kanji]
–> penggunaannya mirip kata “gue” dalam bahasa gaul Indonesia. HANYA digunakan oleh pria dalam pergaulan; tendensinya lebih kasar daripada “boku” dan cenderung meninggikan diri sendiri.

[JAP] “washi”
[Kanji] tidak ada; hanya ditulis dengan hiragana
わし
–> yang ini hanya digunakan oleh orang-orang tua. Priest Amon di serial GARO sering menggunakan kata ini ketika berbicara. ^^

[JAP] “ware”
[Kanji]
–> artinya sama dengan “saya”. IMO, penggunaannya tak jauh berbeda dibandingkan dengan “watashi”.


Kata Ganti Orang Kedua
(i.e. “Anda”, “Kamu”, dan sebagainya)

[JAP] “anata”
[Kanji]
貴方 ; meskipun begitu lebih sering ditulis dengan hiragana あなた
–> bentuk umum untuk menyatakan “Anda”. Bisa juga digunakan untuk kepentingan formal.

[JAP] “kimi”
[Kanji]
–> kurang lebih sama dengan kata “kamu” di Bahasa Indonesia. Bisa dipakai untuk berdiskusi dengan teman atau orang yang lebih muda daripada Anda.

[JAP] “omae”
[Kanji]
お前
–> lebih kasar dibandingkan “kimi”. Umumnya digunakan dalam pergaulan di mana Anda tak merasa perlu menghormati orang-orang di dalamnya. Penggunaannya mirip kata “lu” dalam dialek “gua-elu”. ^^

[JAP] “anta”
[Kanji] tidak ada, hanya ditulis dengan hiragana
あんた
–> hanya digunakan pada rekan akrab, atau pada orang yang lebih ‘tinggi’ tapi tidak Anda ingin hormati ( :P). Sering dipakai oleh Shirou Kamui ketika berbicara dengan Hinoto-hime dalam serial X.

[JAP] “temme”
[Kanji] tidak ada, hanya ditulis dengan hiragana
てっめ
–> kata ini digunakan jika Anda sedang ingin merendahkan lawan bicara. Umumnya dipakai di dunia kaum berandal semacamnya Harima Kenji dan Sawamura Seiji. ^^;;

[JAP] “kisama”
[Kanji]
貴様
–> kata “kamu” yang sarkastis. Bisa digunakan kalau Anda punya orang yang Anda benci, sedemikian hingga Anda siap berkelahi dengannya saat itu juga. :P

[JAP] “onore”
[Kanji]
–> hanya digunakan untuk mengutuk dan menghina. SANGAT kasar. Pernah diucapkan oleh Horror menara jam di GARO episode 3.
***

Derajat Kesopanan?

Berhubung kesopanan adalah hal yang sangat menentukan dalam bahasa dan budaya Jepang (di samping situasi di mana diskusi berlangsung), maka berikut ini saya mengurutkan kata ganti di atas berdasarkan nilai kesopanannya. Urutannya kurang lebih sebagai berikut:

Untuk Kata Ganti Orang Pertama
  1. watakushi = atakushi
(sangat sopan)
  1. watashi = washi = ware
(sopan, tapi umum juga digunakan dalam keseharian)
  1. atashi = boku
(informal)
  1. ore
(sangat informal)

Untuk Kata Ganti Orang Kedua
  1. anata
(sopan, tapi umum juga digunakan dalam keseharian)
  1. kimi
(informal)
  1. anta
(tidak hormat)
  1. omae
(agak kasar)
  1. temme = kisama
(sangat menghina :P)
  1. onore
(mengutuk lawan bicara. Jarang digunakan, IMO. :?)
***

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲