[nihongo-3] Partikel ‘ni’

| Minggu, 14 Oktober 2012

Bagian sebelumnya:

3. Partikel ‘ni’

Secara umum, partikel ‘ni’ memiliki kegunaan yang luas. Penggolongannya dapat dijabarkan lewat poin sebagai berikut:
 

(a) menyatakan situasi di suatu tempat

Sekilas, penggunaan partikel ‘ni’ di sini mirip dengan partikel ‘de’ yang telah dibahas sebelumnya. Meskipun begitu, ada perbedaan kecil yang harus diperhatikan:
Partikel ‘ni’ digunakan untuk menjelaskan situasi tempat. Sedangkan partikel ‘de’ berfungsi menjelaskan lokasi berlangsungnya kejadian.
Sehubungan dengan itu, penggunaan partikel ‘ni’ kurang lebih bisa dicontohkan seperti berikut.

[JAP] Daigaku ni, RABU ga aru
[JAP]
大学ラブがある

-> “daigaku” (大学) = “kampus”
-> “RABU” (
ラブ) = “lab/laboratorium”
-> “aru” (
ある) = “ada/terdapat”

[INA] Di kampus, terdapat laboratorium
 
Perlu diperhatikan bahwa di sini partikel ‘ni’ hanya menjelaskan situasi di suatu tempat. Jika kita hendak menuliskan suatu kejadian dengan keterangan tempat, maka kita harus mengunakan partikel ‘de’.
Contoh perbedaan:

[INA] Di sana, saya menunggu.
[JAP1] Asoko ni, watashi ga matteta
—> penggunaan yang SALAH
[JAP2] Asoko de, watashi ga matteta
—> penggunaan yang BENAR 

Meskipun begitu, terkadang beberapa lirik lagu (yang kalimatnya terpenggal-penggal) mengesankan seolah kedua partikel ini bisa dipertukarkan. E.g.

[JAP1] Kokoro no naka ni
[JAP1] Kokoro no naka de
[INA] Di dalam hati… 

Sebenarnya ini agak menipu. Penggunaan partikel di atas tidak menyertakan kalimat lanjutan, yang boleh jadi sifatnya menjelaskan kegiatan (harus menggunakan ‘de’) — atau sekadar menjelaskan situasi (harus menggunakan ‘ni’).

(b) menyatakan waktu
 
Partikel ‘ni’ juga bisa digunakan untuk menyatakan waktu berlangsungnya suatu peristiwa. Umumnya digunakan bersama dengan bilangan jam atau penunjuk waktu lainnya.
Contoh:

[JAP] Ichiji ni, watashi ga iku
[JAP]
一時私が行く

-> “ichiji” (一時) = “jam satu” / “pukul satu”
-> “watashi” (
) = “saya”
-> “iku” (
行く) = “pergi”

[INA] Saat pukul satu, saya pergi
Contoh lain,

[JAP] Juunigatsu ni, yuki ga furu
[JAP]
十二月雪が降る

-> “Juunigatsu” (十二月) = “Desember” (literal: “bulan ke-12″)
-> “yuki” (
) = “salju”
-> “furu” (
降る) = “jatuh/turun” (e.g. untuk hujan, salju, dsb)

[INA] Saat Desember, salju turun

(c) menjelaskan keadaan subyek
 
Untuk penggunaan ini, partikel ‘ni’ tidak berdiri sendiri, melainkan ditemani oleh partikel ‘wa’. Dengan demikian, polanya akan menjadi “[subyek] ni wa…”
Contoh penerapannya:

[JAP] Watashi ni wa, sore de ii
[JAP]
にはそれでいい

-> “watashi” () = “saya”
-> “sore” (
それ) = “itu” / “hal itu”
-> “ii” (
いい) = “baik” / “tidak masalah”

[INA] Kalau bagi saya, hal itu tidak masalah
Contoh yang lebih kompleks, bisa juga sebagai berikut:

[JAP] Yo no naka ni wa, mahou kishi ga aru
[JAP]
代の中には魔法騎士がある

-> “yo no naka” (代の中) = “dalam dunia ini”
-> “mahou kishi” (
魔法騎士) = “ksatria sihir”
-> “aru” = “ada”/”terdapat” =
ある

[INA] Di dalam dunia ini, terdapat ksatria sihir 
 
Pada dasarnya, partikel ‘ni’ yang disertai ‘wa’ ini berfungsi menjelaskan keadaan si subyek yang disebut sebelumnya. ^^

(d) menjelaskan perlakuan obyek pada subyek
 
Judul di atas agak terlalu teknis; jadi baiknya kita langsung jelaskan dengan contoh saja ^^;;

Misalnya Anda punya teman, yang mengalahkan Anda dalam bermain game. Maka, dalam bahasa Indonesia, hal itu bisa digambarkan sebagai berikut:

[INA] Saya kalah melawan dia
Nah, dalam bahasa Jepang, pernyataan ini bisa diterjemahkan sebagai:

[JAP] Watashi wa aitsu ni maketa
[JAP]
私はあいつ負けた

-> “watashi” () = “saya”
-> “aitsu” (
あいつ) = “orang itu” / “dia” (bentuk informal)
-> “maketa” (
負けた) = “kalah” (bentuk lampau dari makeru)

[INA] Saya kalah dari dia
 
Pada dasarnya, penggunaan partikel ‘ni’ yang ini berfungsi menunjukkan apa yang dilakukan obyek (“dia”) kepada subyek (“saya”).
Contoh lain,

[JAP] Kira wa Shinn ni awadateru
[JAP]
キラはシン泡立てる

-> “awadateru” (泡立てる) = “memukul” / “menampar”
-> “Kira” (
キラ) dan “Shinn” (シン) adalah nama orang

[INA] Kira ditampar oleh Shinn

***
 
Kurang lebih demikianlah beberapa contoh penggunaan partikel ‘ni’ dalam bahasa Jepang. Penjelasan tentang partikel-partikel lainnya disambung di bagian empat. ;)

[bersambung ke bagian 4]

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲